Tikus merupakan seekor hewan yang menjijikkan ,tikus dengan mudah
mengambil sesuatu yang merupakan bagian dari makanannya.seperti halnya ketika
datang musim kemarau para petani sudah siap memanen tetapi dengan mudahnya dan
gampang para tikus itu memakan padi itu secara beruntun yang dapat
mengakibatkan para petani gagal panen . seperti halnya para koruptor yang diibaratkan seperti seekor tikus. mereka
dengan mudah mengambil yang bukan miliknya tanpa memikirkan orang disekitarnya
terutama rakyat-rakyat kecil yang berada di bangsa Indonesia ini.
sebenarnya mereka memiliki pengetahuan yang tinggi sehingga mereka
dipercayai untuk menjalankan tugasnya demi kesejahteraan rakyatnya. tapi kenapa
saat ini mereka mengingkarinya? sebelum mereka menjadi pejabat , mereka
memberikan janji-janji yang menjadikan masyarakat percaya akan janjinya tersebut ,tapi kenyataannya berbeda itu
hanyalah janji palsu yang diberikan para calon pejabat kepada masyarakat karena para pejabat
mengerti jika mereka tidak akan menuntut
janji-janji tersebut.bagi mereka itu hal yang sangat wajar tapi mengapa mereka
tidak memikirkan akibat dari perbuatan keji dan dzalim yang mereka
lakukan.padahal untuk seorang pejabat di indonesia biasanya disumpah dengan
kitab suci al-Qur’an tetapi dengan seenaknya meremehkan hal itu ,apakah mereka
tidak tahu atau mereka pura-pura tidak tahu jika kelak perbuatan tersebut akan dipertanggung jawabkan nanti di akhirat
,mungkin mereka dengan santainya melakukan hal tersebut sebab penegak hukum pun
terkadang juga melakukan hal yang sama, dengan kenyataannya yang bisa kita
lihat sekarang banyak sekali pejabat yang melakukan korupsi , mereka tidak
melihat masyarakat yang dikalangan bawah , masyarakat banyak yang hidup dengan
serba kekurangan sedangkan pejabat serba kelebihan. Meskipun ada banyak bantuan
yang mengalir dari pemerintah tapi tetap saja masih belum sesuai janjinya
terkadang data yang di berikan pemerintah tidak sesuai di masyarakat ,seperti
BLT banyak yang salah sasaran sebab biasanya orang mampu
mendapatkannya sedangkan yang tidak mampu tidak mendapatkannya, meskipun
biasanya sudah di sensus tapi tetap saja hal itu terjadi.
Dari beberapa ulasan tersebut kita sebagai penerus bangsa kita
harus berusaha menegakkakn suatu keadilan sesuai dengan faktanya, dan berusaha
semaksimal mungkin untuk memberantas tikus liar dalam bangsa kita, dan juga
berusaha menambah keimanan kita dengan berdo serta menambah pengetahuan tentang
agama agar terhindar dari hal-hal yang
tidak diinginkan dan jika menjadi pemimpin untuk selalu memperhatikan apa yang
dibutuhkan oleh rakyatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar