Selasa, 17 Desember 2013

Perjuangan Penyelamat Pendidikan Perempuan



Civil Society merupakan suatu bentuk ruang yang memberikan sebuah kebebesan terhadap individu atau kelompok untuk berekspresi  untuk menjalin keseimbangan antara masyarakat bahkan pemerintah yang sesuai dengan norma yang berlaku . kemudian ada suatu peristiwa yang  sangat mengkagetkan di seluruh dunia yakni seorang Gadis yang bernama Malala Yousafzai , lahir pada tanggal 12 juli 1997 dan beraliran islam sunni ,kini dia berusia 16 tahun dia tinggal di besarkan di Mingora , ayahnya merupakan seorang aktivis pendidikan, pemilik sekolah dan juga seorang penyair. Malala memiliki cita-cita ingin menjadi seorang dokter tapi ayahnya ingin malala  menjadi seorang politisi. Malal merupakan seorang anak yang memiliki cita-cita tinggi bahkan dia berani memperjuangkan haknya walaupun malala hampir kehilangan nyawanya. Pada waktu dia berumur 12 tahun dia mulai menulis di sebuah blog BBC yang berbahasa urdu , dia menceritakan tentang kehidupannya sehari-hari yang penuh dengan tantangan dan sebagai anak yang ingin bersekolah demi mengejar cita-citanya dimana dalam kehidupannya penuh dengan tekanan dari  pasukan Taliban yang penuh kekerasan dan banyak larangan terutama perempuan tidak boleh ke pasar  kemudian dilarang untuk bersekolah , dimana pasukan Taliban berada di lembah swat dimana dia bersekolah, dia ingin perempuan memiliki hak yang sama untuk menempuh jenjang pendidikan. Apa yang dilakukan malala dengan menulis di blog mendapat dukungan dari orang tuanya namun blog tersebut tidak memakai nama aslinya dia memakai naman GUL MAKAI , sehingga awalnya pasukan Taliban tidak mengerti namun lama-kelamaan mengerti sebab Malala sering bercerita yang mengarah pada pasukan Taliban.
Pada tanggal 9 Oktober 2012 Malala mengalami musibah yakni dia ditembak oleh pasukan Taliban waktu dia pulang sekolah, di ditembak kepala dan lehernya oleh kelompok bersenjata dari pasukan Taliban saat berada dalam Bus waktu dalam perjalanan pulang. Kemudian dia dirawat di rumah sakit Pakistan namun karena keadaannya sangat kritis sehingga dibawa ke rumah sakit  Inggris yakni Quen Elizabeth di kota Brimingham  untuk mendapatkan perawatan lebih serius lagi dan ternyata usaha tersebut berhasil , banyak bantuan yang mengalir untuk malala mulai dari Doa juga bantuan berupa materi  bahkan untuk bantuan penggalangan dana juga dilakukan oleh artis Hollywood yakni Anggelina Jolie serta banyak lagi simpati terhadap malala terutama warga Pakistan yang banyak menulis dukungan untuk malala.setelah malala sembuh penghargaan dan banyak orang kagum pada malala, kemudian dia tetap melanjutkan menulisnya sampai sekarang yang bukunya akan terbit sebelum akhir 2013 yang berjudul  ‘’I AM MALALA ‘’ ,pada bulan kemarin yakni pada tanggal 12 juli 2013 yang bertepatan ulang tahunnya yang ke 16 Malala diundang oleh markas besar  PBB di New York yang dalam pidato tersebut Malala mendesak agar di seluruh dunia untuk memberikan pendidikan pada setiap anak.
Dari peristiwa tersebut sangat banyak yang dapat dibuat acuan yang dapat  menumbuhkan rasa semangat kita , terutama di Indonesia yang tidak ada larangan untuk anak perempuan untuk berpendidikan .

Kamis, 12 Desember 2013

Perjalanan Pendidikanku


                                             
                                                Nama               :Linda Yudha Istika
TTL                 : Jember, 25 Februari 1995
Belajar             :UIN Sunan Ampel Surabaya
Jurusan            : PGMI
Motto              : Berusahalah untuk selalu Istiqomah
Ini merupakan sedikit cerita tentang kehidupan saya , nama panggilan saya Linda saya anak dari dua bersaudara , saya anak pertama dan adik saya sekarang kelas 4 SD , nama adik saya Frans Isnu Hidayat , sejak kecil saya hidup di desa yang berada di kabupaten Jember , saya sekolah di TK dan SD di desa saya ,setelah lulus saya mendaftar di SMPN tapi takdir berkata lain bahwa saya harus sekolah di MTsN ,saya sangat sedih sekali tapi dengan nasihat orang tua bahwasannya apapun yang terjadi itu yang dikehendaki oleh Allah dan yakin apapun yang terjadi itu sudah yang terbaik , sebelumnya saya merasa tidak percaya diri sebab saya tidak dari MI sehinnga saya memiliki rasa takut tidak bisa dalam hal agama , tetapi Alhamdulilah dengan semangat dan rasa optimis saya bahwasannya saya harus belajar lebih keras lagi , rasa syukur saya terus bertambah dengan bertambahnya wawasan saya mengenai agama sempat saya berfikir pada saat itu jika saya tidak masuk di MTsN mungkin saya sangat awam sekali mengenai agama dan mungkin  saya tidak seperti sekarang ini. Waktu di MTsN banyak kegiatan yang saya ikuti yakni menjadi Anggota Osis, mengikuti ekstrakurikuler Bola Volly dan juga  Pramuka , bagi saya ikut organisasi itu penting dengan bertambahnya  wawasan juga menambah banyak teman, setelah kelas 3 saya mulai mengurangi kegiatan tersebut sebab harus fokus pada ujiankemudian setelah ujian saya bingung mau melanjutkan dimana , tapi saya pada waktu ingin di SMAN sebab menurut saya sekolah disitu keren banget tapi ternyata pandangannku salah , Alhamdulilah Allah memberikan sesosok guru yang sampai sekarang tidak pernah saya lupakan kata-katanya beliau berkata bahwasannya ‘’ jika mencari ilmu jangan hanya ilmu dunia saja tetapi carilah ilmu di dunia dan akhirat sehingga biar tidak diibaratkan orang hyang hanya memiliki kaki Cuma satu’’ kata-kata ini yang membuka hati saya sehingga saya bilang pada orang tua bahwasannya saya ingin sekolah di MAN dan juga tinggalnya di pondok , alhamdulilah Allah meridhoi saya untuk melanjutkan sekolah di MAN tetapi hal tersebut tidak semudah yang saya bayangkan sebab MAN ada 3 sekolah , sehingga saya daftar ke MAN 1 terlebih dahulu tetapi dari 2 penyaringan saya masih belum belum beruntung , sebenarnya saya sudah menyerah tapi dengan doronga dari orang tua dan juga keluarga saya daftar di MAN 2 dan setelah mengikuti beberapa tes Alhamdulilah saya masuk dan dengan terkejutnya saya ternyata saya masuk kelas ya bisa dibilang anak-anaknya pintar , tapi meskipun saya sedikit tidak percaya diri tetapi saya yakin ini sudah skenario dan takdir yang diberikan Allah ,kemudian Alhamdulilah banyak pengalaman yang banyak manfaatnya dan bertambahlah pemahaman tentang agama.
Setelah saya naik kelas 3 , saya bertanya pada diri saya mau kemana saya setelah ini ,tiap hari hati saya bimbang , harus konsultasi dengan siapa setelah sudah mendekati pendaftaran ke Perguruan tinngi Negeri baru pada waktu itu saya konsultasi dengan guru BP kemudian setelah konsultasi saya tambah bingung jurusan apa yang harus saya ambil , berbagai jalur saya coba ,tetapi kata orang tua hanya satu yang beliau minta hanya ingin saya menjadi Guru , setelah orang tua menyuruh sya jadi guru timbul lagi pertanyaan di hati saya jadi guru apa ? orang tua saya inginnya saya menjadi guru SMP atau SMA tapi dalam hati saya jika saya jadi guru saya ingin mengajar anak-anak kecil , kemudian ada jalur SNMPTN saya ambil di UNESA dan IAIN atau sekarang UIN Sunan Ampel dalam hati saya , saya hanya ingin di IAIN sehinnga saya menaruh UNESA pilihan pertama biar nanti kalau tidak diterima saya bisa masuk IAIN itu harapan saya tapi saya hanya bisa berusaha dan berdoa ,kemudian ada jalur lagi yakni SPMB PTAIN Prestasi , tetapi untuk mengikuti yang ke dua ini sangatlah sulit sebab tidak semua sisiwa ikut daftar seperti SNMPTN melainkan pmasih diseleksi oleh pihak sekolah , saya hanya bisa berdoa semoga saya masuk seleksi dan Alhamdulilah saya masuk seleksi kemudian saya pilih IAIN dan STAIN Jember karena dekat rumah , tapi tetap prinsip awal saya , saya hanya ingin di IAIN setelah semua selesai ternyata ada lagi jalur PMDK di POLTEK Jember , hati saya bimbang lagi saya ikut apa tidak tetapi karena banyaknya masukkan yang menyuruh saya mencoba , ya sudah saya lakukan itu dan melakukan tes wawancara dan juga kesehatan , dalam tes wawancara tersebut ada suatu kejadian yang mungkin aneh bagi saya sebab dalam tes wawancara tersebut saya ditanyak oleh petugas yang mewawancarai saya , bahwasannya kalau masuk jalur undangan dan masuk juka PMDK anda pilih mana , kemudian saya jawab dengan jujur kalau saya pilih yang undangan , setelah saya keluar saya ditanyak sama teman-teman dan mereka semua menyalahkan saya ,sebab kata mereka seharusnya saya tidak berkata seperti itu tetapi saya hanya tersenyum dan bilang terhadap mereka kalau sudah rejeki tidak mungkin kemana-kemana kok ,kemudian seelah semua selesai saya hanya tinggal berdoa semoga apapun yang terjadi itu sudah rejeki dan takdir yang Allah berikan kepada saya.
Tiba saatnya pengumuman SNMPTN sebelum pagi pengumuman saya bermimpi saya jatuh dari tangga , entah pertanda apa ini saya juga tidak tahu saya hanya berdoa semoga apapun mimpinya semoga berawal baik ternyata setelah pengumuman saya lihat di internet tulisannya membuat saya lemas dan hamper putus asa yang saya lihat merupak perkataan yang sangat menyedihkan yakni kata ‘’Maaf anda belum di terima di perguruan tinggi yang anda inginkan ‘’ kemudian saya hanya bisa bertawakal  sebab ada 2 jalur lagi yang masih bisa saya tunggu jawabannya kemudian untuk 2 jalur Alhamdulilah saya keterima semua , tapi orang tua hanya membolehkan saya di IAIN  , alahamdulilah itulah yang saya tunggu-tunggu , sebelumnya saya memang tidak percaya masuk jalur undangan sebab saya orangnya tidak begitu pintar sedangkan teman saya pintar-pintar , tapi saya tetap optimis apa yang dibilang guruku bahwasannya tidak semua orang pintar bisa masuk perguruan tinggi negeri , Alhamdulilah ternyata apa yang dibilang guruku itu benar dan senangnya lagi saya akan menjadi guru untuk anak-anak Amin…..
Kemudian setelah itu rencana atau impian 4 tahun yang akan datang yakni saya ingin membuktikan kepada semua orang untuk tidak meremmehkan jurusan PGMI sebab masyarakat menilai terutama tetangga dan saudara banyak yang tidak setuju saya mengambil jurusan ini ,kemudian saya ingin menjadi guru yang mempunyai pemikiran inovatif , bisa membangun anak didik yang berakhlakul karimah  ,serta selain menjadi guru saya ingin membuka usaha , dan jika nanti Allah masih  meberikan kesempatan pada saya, saya  ingin melanjutkan ke pasca sarjana , tetapi saya ingin menjalani kehidupan ini bagaikan air yang mengalir serta diiringi dengan ikhtiyar , berdoa dan tawakal ,  serta rasa  optimis dan sesuai dengan motto hidup saya yakni dalam mengerjakan segala sesuatu usahakan untuk Istiqomah, itulah beberapa cerita dan rencana saya 4 tahun ke depan.


Realita PILKADES di Desa ku


Tentang Administrasi pemerintahan yang banyak cerita bahkan permasalahannya. Maka dari itu saya akan menceritakan lika-liku pemerintahan di desa terutama mengenai pemilihan kepala Desa dan pembangunannya ,desa tersebut saya beri inisial GD
Pemilihan kepela Desa kemarin periode 2013-2019 banyak permasalahan yang timbul , terutama masalah calon Kepala Desa yang akan dipilih sebab calon kepala desa tersebut yang 1 merupakan warga desa GD dan yang calon 2 bukan warga desa GD tetapi dia saudara kepala Desa yang periode sebelumnya. Dalam pemilihan tersebut banyak suap yang dilakukan calon kepala desa tersebut banyak cara yang dilakukan agar bisa menjadi Kepala Desa. Sebelum tiba waktu pemilihan calon kepala Desa mulai mendekati warga dengan berbagai cara seperti jika pada warga yang perempuan memberi  jilbab dan jika warga yang laki-laki dengan mengundang untuk makan bersama dirumahnya .banyak yang dilakukan para calon desa untuk memikat hati mereka dan juga berbagai janji yang akan dilakukan oleh calon Kepala Desa jika mereka menang. Setelah mereka sudah berusaha mendekati warga kemudian para calon kepala Desa memerintahkan beberapa warga untuk meyakinkan warga yang lainnya supaya memilihnya. Hal tersebut sudah seperti hal yang biasa sehingga masyarakat memilih calon pemimpinnya bukan karena kepinteran atau kebijaksanaannya tetapi karena mereka sudah dikasih banyak oleh calon kepala Desa , setelah memasuki hari yang dimana waktu pemilihan Calon Kepala Desa , ada cara lagi untuk memikat para warga dengan menyediakan berbagai kendaraan untuk mengangkut warga ke Balai Desa sebab Desa GD terbagi atas 3 Dusun dan yang 1 tidak berada dekat dengan Balai Desa  , dusun yang 2 berinisial ST dan KJ dan yang 1 yang lumayan jauh bernama PD dan calon kepala desa yang 1 berasal dari dusun PD sehingga sebelum berangakat para warga disuruh makan dirumah calon kepala desa kemudian yang naik kendaraan bermotor diberi uang bensin . kemudian setelah selesai dan dihitung suaranya dan yang menjadi Kepala Desanya adalah yang berasal dari dusun yang jauh dari Balai desa kemudian setelah pemilihan kepala desa selesai barulah mulai kepala desa tersebut melaksanakan janjinya yakni dengan memberi hiburan kepada masyarakat dan juga membangun jalan meskipun belum semua terlaksana sebab dusun PD jalannya banyak yang rusak sedangkan 2 dusun yang lainnya sudah jalannya lumayan bagus .
Memang biasanya seorang yang mencalonkan diri sebagai pemimpin pasti memberikn banyak janji dan memberitahukan kinerjanya ketika dipilih tapi faktanya berbalik arah sebab semua janji yang mereka katakan tidak mudah mereka untuk cepat menyelesaikan karena semua butuh proses. Seharusnya kepala seorang kepala desa jangan terlalu menebarkan janji sehingga mereka lakukan bukan janji jadi mereka harus mengatakan pada masyarakat untuk saling membantu dalam membangun desa.