Kamis, 12 Desember 2013

Realita PILKADES di Desa ku


Tentang Administrasi pemerintahan yang banyak cerita bahkan permasalahannya. Maka dari itu saya akan menceritakan lika-liku pemerintahan di desa terutama mengenai pemilihan kepala Desa dan pembangunannya ,desa tersebut saya beri inisial GD
Pemilihan kepela Desa kemarin periode 2013-2019 banyak permasalahan yang timbul , terutama masalah calon Kepala Desa yang akan dipilih sebab calon kepala desa tersebut yang 1 merupakan warga desa GD dan yang calon 2 bukan warga desa GD tetapi dia saudara kepala Desa yang periode sebelumnya. Dalam pemilihan tersebut banyak suap yang dilakukan calon kepala desa tersebut banyak cara yang dilakukan agar bisa menjadi Kepala Desa. Sebelum tiba waktu pemilihan calon kepala Desa mulai mendekati warga dengan berbagai cara seperti jika pada warga yang perempuan memberi  jilbab dan jika warga yang laki-laki dengan mengundang untuk makan bersama dirumahnya .banyak yang dilakukan para calon desa untuk memikat hati mereka dan juga berbagai janji yang akan dilakukan oleh calon Kepala Desa jika mereka menang. Setelah mereka sudah berusaha mendekati warga kemudian para calon kepala Desa memerintahkan beberapa warga untuk meyakinkan warga yang lainnya supaya memilihnya. Hal tersebut sudah seperti hal yang biasa sehingga masyarakat memilih calon pemimpinnya bukan karena kepinteran atau kebijaksanaannya tetapi karena mereka sudah dikasih banyak oleh calon kepala Desa , setelah memasuki hari yang dimana waktu pemilihan Calon Kepala Desa , ada cara lagi untuk memikat para warga dengan menyediakan berbagai kendaraan untuk mengangkut warga ke Balai Desa sebab Desa GD terbagi atas 3 Dusun dan yang 1 tidak berada dekat dengan Balai Desa  , dusun yang 2 berinisial ST dan KJ dan yang 1 yang lumayan jauh bernama PD dan calon kepala desa yang 1 berasal dari dusun PD sehingga sebelum berangakat para warga disuruh makan dirumah calon kepala desa kemudian yang naik kendaraan bermotor diberi uang bensin . kemudian setelah selesai dan dihitung suaranya dan yang menjadi Kepala Desanya adalah yang berasal dari dusun yang jauh dari Balai desa kemudian setelah pemilihan kepala desa selesai barulah mulai kepala desa tersebut melaksanakan janjinya yakni dengan memberi hiburan kepada masyarakat dan juga membangun jalan meskipun belum semua terlaksana sebab dusun PD jalannya banyak yang rusak sedangkan 2 dusun yang lainnya sudah jalannya lumayan bagus .
Memang biasanya seorang yang mencalonkan diri sebagai pemimpin pasti memberikn banyak janji dan memberitahukan kinerjanya ketika dipilih tapi faktanya berbalik arah sebab semua janji yang mereka katakan tidak mudah mereka untuk cepat menyelesaikan karena semua butuh proses. Seharusnya kepala seorang kepala desa jangan terlalu menebarkan janji sehingga mereka lakukan bukan janji jadi mereka harus mengatakan pada masyarakat untuk saling membantu dalam membangun desa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar